888slot slot gacor dewi11 game online dewi11 slot dewi11 login dewi11 daftar PIRINGTOTO slot gacor slot Online slot toto togel toto togel online olxtoto slot gacor slot maxwin slot online slot olxtoto olxtoto login olxtoto daftar watitoto slot777 toto slot slot4d slot thailand SLOT ONLINE slot777 slot terbaru mawar178 slot gacor slot gacor slot online slot maxwin slot thailand kupon178 slot gacor slot gacor hari ini slot gacor malam ini Piringtoto Situs Slot Gacor slot toto slot online slot online mawar178 slot gacor hari ini slot88 resmi slot bet 200 slot gampang menang slot gacor slot gacor maxwin slot thailand slot maxwin slot mahjong kupon178 slot terbaru slot terbaru slot gacor slot online slot terbaru slot terbaru kupon178 slot gacor slot online kupon178 slot gacor slot online slot gacor slot online slot gacor hari ini PIRINGTOTO slot dewi11 slot gacor slot maxwin slot qris dewi11 slot online slot maxwin slot gacor slot mahjong Badak178 dewi11 888slot slot thailand slot gacor kupon178 slot88 resmi kupon178 slot gacor slot online kupon178 login slot terbaru slot online slot maxwin slot mahjong slot bet 200 slot thailand slot gacor hari ini slot gacor online dewi11 slot online Dewi11 slot gacor 888slot slot88 slot gacor slot maxwin slot gacor mawar178 slot gacor dewi11 Piringtoto slot gacor slot Online slot toto togel toto togel online slot gacor slot online slot toto kupon178 slot gacor slot online slot maxwin slot thailand slot777 slot gacor slot online kupon178 slot maxwin slot gacor MAWAR178 slot online slot maxwin kupon178 slot maxwin slot gacor slot online slot maxwin dewi11 MAWAR178 slot online slot gacor KartuToto togel online slot toto toto macau slot online toto slot Mafiatoto togel online slot toto toto macau slot online toto slot Piringtoto togel online slot toto toto macau slot online toto slot Mafiatoto togel online slot toto toto macau slot online toto slot Kartutoto togel online slot toto toto macau slot online toto slot slot777 pg soft slot777 lk21 judolbet judolbet88 slot gacor slot gacor hari ini slot maxwin slot online slot88 slot gampang maxwin slot thailand danatoto dana toto danatoto login danatoto daftar togel online slot toto
PORTAL MEDIA PUPR LAMPUNG SELATAN - DINAS PUPR LAMPUNG SELATAN

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah sebagaimana yang tertuang dalam pasal 383 ayat (9) dan ayat (11) menyatakan bahwa “Pemerintah Pusat memberikan penialaian terhadap inovasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah” dan Pemerintah Pusat memberikan penghargaan dan/atau insentif kepada pemerintah daerah yang berhasil melaksanakan inovasi”. Sebagai bentuk penjabaran dari perundangan tersebut maka diterbitkanlah Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah adalah sebagai petunjuk pelaksanaan bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan praktik-praktik inovatif dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Untuk mendorong terwujud dan terkelolanya inovasi dalam penyelenggaraan pemerintah daerah di Kabupaten Lampung Selatan dengan baik dan tepat, maka diterbitkanlah Peraturan Bupati Lampung Selatan Nomor 4.1 Tahun 2020 tentang Inovasi Daerah, sebagai pedoman bagi Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Lampung Selatan untuk melakukan kegiatan yang bersifat inovatif.

Pelaksanaan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang diatur dalam peraturan perundang-undangan tersebut, tentunya perlu diperkuat dengan upaya dan langkah-langkah strategis agar inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah menjadi hal yang masif untuk dapat diterapkan. Berdasarkan Peraturan Bupati Lampung Selatan Nomor 4.1 Tahun 2020 tentang Inovasi Daerah, disebutkan bahwa setiap perangkat daerah wajib menciptakan inovasi setiap tahunnya dan inovasi daerah yang diciptakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah yang diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat, serta peningkatan daya saing daerah.

Untuk menciptakan iklim inovasi yang baik di Kabupaten Lampung Selatan maka perlu dibangun system dan tata kelola inovasi daerah yang efektif dan efisien, sehingga inovasi akan menjadi budaya dan selalu dilakukan oleh Perangkat Daerah maupun pemangku kepentingan lainnya. Mengacu pada ketentuan sebagaimana diatur dalam Pasal 8 Ayat (2) Peraturan Bupati Lampung Selatan Nomor 4.1 tahun 2020 tentang Inovasi Daerah, inisiatif inovasi daerah, yang dapat berasal dari : Bupati, anggota DPRD, ASN, Perangkat Daerah, Badan Usaha Milik Daerah, Perguruan Tinggi, dan anggota masyarakat, harus dilengkapi dengan Proposal Inovasi Daerah. Dengan adanya proposal tersebut maka akan tergambarkan secara konseptual rancang bangun perubahan apa yang akan dilakukan dengan adanya inovasi tersebut.

Persampahan merupakan salah satu pekerjaan yang ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, kegiatan Pembuatan dan rehabilitasi TPA/TPST/SPA/TPS-3R/TPS termasuk kedalam kegiatan persampahan yang dilakukan diwilayah Kabupaten lampung Selatan, namun selain pembuatan dan rehabilitasi tempat pembuangan sampah diperlukan pula suatu metode pengolahan sampah untuk mengurangi limbah yang ada di Kabupaten lampung Selatan. Oleh karena itu diperlukan proses pengolahan sampah yang efektif untuk dilakukan guna menghindari pencemaran lingkungan di wiayah Kabupaten Lampung Selatan.

1.2 Landasan Hukum

  1. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah;
  3. Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE);
  4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2016 tentang Pedoman Penelitian dan Pengembangan di Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintahan Daerah;
  5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 104 Tahun 2018 tentang Penilaian dan Pemberian Penghargaan dan/atau Insentif Inovasi Daerah; dan
  6. Peraturan Bupati Lampung Selatan Nomor 4.1 Tahun 2020 tentang Inovasi Daerah.

1.3 Tujuan

Tujuan dari adanya program Daur Ulang Sampah Organik Menjadi Maggot (DULSOMAT), antara lain:

  1. Mengurangi jumlah limbah untuk mengurangi pencemaran atau kerusakan lingkungan;
  2. Mengurangi sampah anorganik karena sampah anorganik ada yang dapat bertahan hingga 300 tahun ke depan;
  3. Mengurangi penggunaan bahan atau sumber daya alam.

1.4 Manfaat

Manfaat yang diperoleh dari adanya Daur Ulang Sampah Organik Menjadi Maggot (DULSOMAT), antara lain:

  1. Pengelolaan sampah menggunakan metode biokonvensi mengurangi resiko pencemaran udara dan tanah;
  2. Kasgot (bekas magot) dapat digunakan sebagai media tanam dalam budidaya sayuran organik;
  3. Mengurangi sumber penyakit yang diakibatkan oleh penumpukan sampah.

II. PEDOMAN TEKNIS PEMBUATAN RUMAH MAGGOT

Pembangunan tempat atau fasilitas untuk maggot, atau larva lalat, biasanya dilakukan dalam konteks pengelolaan limbah organik atau dalam aplikasi lain yang memanfaatkan kemampuan larva lalat dalam mengolah bahan organik. Berikut adalah beberapa pedoman teknis yang umum diterapkan dalam pembangunan tempat maggot:

  1. Desain Struktur:
    • Material: Pilih bahan yang sesuai untuk konstruksi tempat maggot, seperti beton, kayu tahan air, atau bahan lain yang tidak membusuk.
    • Ukuran dan Bentuk: Desain tempat harus mempertimbangkan kebutuhan larva lalat untuk akses ke bahan organik dan ventilasi yang memadai. Umumnya, tempat maggot dibangun dalam bentuk rak atau wadah terbuka yang memungkinkan sirkulasi udara dan akses larva lalat.
  2. Kondisi Lingkungan:
    • Suhu dan Kelembaban: Pastikan kondisi lingkungan dalam tempat maggot mendukung pertumbuhan dan aktivitas larva lalat. Suhu optimal biasanya antara 25-30 derajat Celsius dengan kelembaban yang cukup tinggi.
    • Pencahayaan: Larva lalat umumnya lebih aktif dalam lingkungan yang gelap atau terlindung dari cahaya langsung.
  3. Sistem Pengelolaan Limbah:
    • Pemasukan Limbah: Pastikan sistem dapat menerima limbah organik dengan mudah dan efisien.
    • Pengaturan Limbah: Atur proses penempatan limbah agar larva lalat dapat mengaksesnya dengan mudah.
    • Pengelolaan Lumpur: Pertimbangkan pengelolaan lumpur atau bahan sisa yang dihasilkan oleh larva lalat setelah proses dekomposisi.
  4. Keamanan dan Kesehatan:
    • Pastikan bahwa tempat maggot dirancang untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit atau penarikan lalat keluar dari fasilitas.
    • Pertimbangkan keamanan bagi pekerja atau pengelola yang mungkin terlibat dalam operasi atau pemeliharaan tempat maggot.
  5. Monitoring dan Perawatan:
    • Sistem tempat maggot perlu dimonitor secara teratur untuk memastikan bahwa kondisi lingkungan dan kesehatan larva lalat tetap optimal.
    • Lakukan perawatan rutin dan pemeliharaan untuk memastikan efisiensi sistem berkelanjutan.
  6. Penggunaan Hasil Akhir:
    • Pastikan bahwa hasil akhir dari proses dekomposisi limbah oleh larva lalat dapat digunakan atau diolah lebih lanjut sesuai kebutuhan, seperti untuk kompos atau bahan organik lainnya.

Pembangunan tempat maggot biasanya memerlukan pendekatan yang terstruktur dan terkoordinasi, dengan mempertimbangkan berbagai aspek teknis dan lingkungan. Penerapan pedoman teknis ini dapat membantu memastikan bahwa sistem maggot dapat beroperasi secara efisien dan efektif dalam tujuan penggunaannya.

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah sebagaimana yang tertuang dalam pasal 383 ayat (9) dan ayat (11) menyatakan bahwa “Pemerintah Pusat memberikan penialaian terhadap inovasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah” dan Pemerintah Pusat memberikan penghargaan dan/atau insentif kepada pemerintah daerah yang berhasil melaksanakan inovasi”. Sebagai bentuk penjabaran dari perundangan tersebut maka diterbitkanlah Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah adalah sebagai petunjuk pelaksanaan bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan praktik-praktik inovatif dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Untuk mendorong terwujud dan terkelolanya inovasi dalam penyelenggaraan pemerintah daerah di Kabupaten Lampung Selatan dengan baik dan tepat, maka diterbitkanlah Peraturan Bupati Lampung Selatan Nomor 4.1 Tahun 2020 tentang Inovasi Daerah, sebagai pedoman bagi Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Lampung Selatan untuk melakukan kegiatan yang bersifat inovatif.

Pelaksanaan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang diatur dalam peraturan perundang-undangan tersebut, tentunya perlu diperkuat dengan upaya dan langkah-langkah strategis agar inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah menjadi hal yang masif untuk dapat diterapkan. Berdasarkan Peraturan Bupati Lampung Selatan Nomor 4.1 Tahun 2020 tentang Inovasi Daerah, disebutkan bahwa setiap perangkat daerah wajib menciptakan inovasi setiap tahunnya dan inovasi daerah yang diciptakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah yang diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat, serta peningkatan daya saing daerah.

Untuk menciptakan iklim inovasi yang baik di Kabupaten Lampung Selatan maka perlu dibangun system dan tata kelola inovasi daerah yang efektif dan efisien, sehingga inovasi akan menjadi budaya dan selalu dilakukan oleh Perangkat Daerah maupun pemangku kepentingan lainnya. Mengacu pada ketentuan sebagaimana diatur dalam Pasal 8 Ayat (2) Peraturan Bupati Lampung Selatan Nomor 4.1 tahun 2020 tentang Inovasi Daerah, inisiatif inovasi daerah, yang dapat berasal dari : Bupati, anggota DPRD, ASN, Perangkat Daerah, Badan Usaha Milik Daerah, Perguruan Tinggi, dan anggota masyarakat, harus dilengkapi dengan Proposal Inovasi Daerah. Dengan adanya proposal tersebut maka akan tergambarkan secara konseptual rancang bangun perubahan apa yang akan dilakukan dengan adanya inovasi tersebut.

Persampahan merupakan salah satu pekerjaan yang ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, kegiatan Pembuatan dan rehabilitasi TPA/TPST/SPA/TPS-3R/TPS termasuk kedalam kegiatan persampahan yang dilakukan diwilayah Kabupaten lampung Selatan, namun selain pembuatan dan rehabilitasi tempat pembuangan sampah diperlukan pula suatu metode pengolahan sampah untuk mengurangi limbah yang ada di Kabupaten lampung Selatan. Oleh karena itu diperlukan proses pengolahan sampah yang efektif untuk dilakukan guna menghindari pencemaran lingkungan di wiayah Kabupaten Lampung Selatan.

1.2 Landasan Hukum

  1. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah;
  3. Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE);
  4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2016 tentang Pedoman Penelitian dan Pengembangan di Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintahan Daerah;
  5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 104 Tahun 2018 tentang Penilaian dan Pemberian Penghargaan dan/atau Insentif Inovasi Daerah; dan
  6. Peraturan Bupati Lampung Selatan Nomor 4.1 Tahun 2020 tentang Inovasi Daerah.

1.3 Tujuan

Tujuan dari adanya program Daur Ulang Sampah Organik Menjadi Maggot (DULSOMAT), antara lain:

  1. Mengurangi jumlah limbah untuk mengurangi pencemaran atau kerusakan lingkungan;
  2. Mengurangi sampah anorganik karena sampah anorganik ada yang dapat bertahan hingga 300 tahun ke depan;
  3. Mengurangi penggunaan bahan atau sumber daya alam.

1.4 Manfaat

Manfaat yang diperoleh dari adanya Daur Ulang Sampah Organik Menjadi Maggot (DULSOMAT), antara lain:

  1. Pengelolaan sampah menggunakan metode biokonvensi mengurangi resiko pencemaran udara dan tanah;
  2. Kasgot (bekas magot) dapat digunakan sebagai media tanam dalam budidaya sayuran organik;
  3. Mengurangi sumber penyakit yang diakibatkan oleh penumpukan sampah.

II. PEDOMAN TEKNIS PEMBUATAN RUMAH MAGGOT

Pembangunan tempat atau fasilitas untuk maggot, atau larva lalat, biasanya dilakukan dalam konteks pengelolaan limbah organik atau dalam aplikasi lain yang memanfaatkan kemampuan larva lalat dalam mengolah bahan organik. Berikut adalah beberapa pedoman teknis yang umum diterapkan dalam pembangunan tempat maggot:

  1. Desain Struktur:
    • Material: Pilih bahan yang sesuai untuk konstruksi tempat maggot, seperti beton, kayu tahan air, atau bahan lain yang tidak membusuk.
    • Ukuran dan Bentuk: Desain tempat harus mempertimbangkan kebutuhan larva lalat untuk akses ke bahan organik dan ventilasi yang memadai. Umumnya, tempat maggot dibangun dalam bentuk rak atau wadah terbuka yang memungkinkan sirkulasi udara dan akses larva lalat.
  2. Kondisi Lingkungan:
    • Suhu dan Kelembaban: Pastikan kondisi lingkungan dalam tempat maggot mendukung pertumbuhan dan aktivitas larva lalat. Suhu optimal biasanya antara 25-30 derajat Celsius dengan kelembaban yang cukup tinggi.
    • Pencahayaan: Larva lalat umumnya lebih aktif dalam lingkungan yang gelap atau terlindung dari cahaya langsung.
  3. Sistem Pengelolaan Limbah:
    • Pemasukan Limbah: Pastikan sistem dapat menerima limbah organik dengan mudah dan efisien.
    • Pengaturan Limbah: Atur proses penempatan limbah agar larva lalat dapat mengaksesnya dengan mudah.
    • Pengelolaan Lumpur: Pertimbangkan pengelolaan lumpur atau bahan sisa yang dihasilkan oleh larva lalat setelah proses dekomposisi.
  4. Keamanan dan Kesehatan:
    • Pastikan bahwa tempat maggot dirancang untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit atau penarikan lalat keluar dari fasilitas.
    • Pertimbangkan keamanan bagi pekerja atau pengelola yang mungkin terlibat dalam operasi atau pemeliharaan tempat maggot.
  5. Monitoring dan Perawatan:
    • Sistem tempat maggot perlu dimonitor secara teratur untuk memastikan bahwa kondisi lingkungan dan kesehatan larva lalat tetap optimal.
    • Lakukan perawatan rutin dan pemeliharaan untuk memastikan efisiensi sistem berkelanjutan.
  6. Penggunaan Hasil Akhir:
    • Pastikan bahwa hasil akhir dari proses dekomposisi limbah oleh larva lalat dapat digunakan atau diolah lebih lanjut sesuai kebutuhan, seperti untuk kompos atau bahan organik lainnya.

Pembangunan tempat maggot biasanya memerlukan pendekatan yang terstruktur dan terkoordinasi, dengan mempertimbangkan berbagai aspek teknis dan lingkungan. Penerapan pedoman teknis ini dapat membantu memastikan bahwa sistem maggot dapat beroperasi secara efisien dan efektif dalam tujuan penggunaannya.

Belum ada galeri foto terkait Bidang Cipta Karya

Galeri Foto Cipta Karya

Belum ada galeri foto terkait Bidang Cipta Karya