mawar178 slot gacor malam ini slot thailand SLOT ONLINE mawar178 888slot slot gacor malam ini Situs Slot Gacor 888slot slot777 slot online slot gacor slot maxwin slot terbaru slot gacor hari ini mawar178 mawar178 slot gacor slot gacor slot online slot maxwin slot qris slot gacor dewi11 slot gacor 888slot slot88 slot88resmi slot88 resmi slot online slot terbaru slot gampang menang slot online Dewi11 slot dewi11 slot gacor dewi11 Badak178 Badak178 slot gacor slot online slot online slot dewi11 slot gacor dewi11 slot online slot maxwin slot gacor totonavi slot online slot maxwin slot gacor slot online mawar178 slot gacor slot online slot maxwin slot gacor slot online slot maxwin slot gacor slot online slot maxwin slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor mawar178 slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor kupas288 slot gacor slot gacor slot gacor dewi11 slot mahjong slot maxwin kupas288 dewi11 slot gacor mawar178 slot maxwin dewi11 kupas288 slot gacor slot maxwin slot mahjong
PORTAL MEDIA PUPR LAMPUNG SELATAN - DINAS PUPR LAMPUNG SELATAN

PERTAMA (PERKUMPULAN PETANI PEMAKAI AIR)

Padi merupakan tanaman pangan yang memegang peranan penting disepanjang peradaban manusia. Produksi padi dunia menempati urutan ketiga dari semua jenis tanaman serelia setelah gandum dan jagung. Namun demikian, padi masih merupakan sumber karbohidrat utama bagi sebagian besar penduduk dunia. Berdasarkan data FAO (2001) dalam Champagne (2004), negara-negara di Asia yang memiliki jumlah yang cukup besar, seperti Cina, India, Bangladesh, Burma, Kamboja, Korea, Laos, Filipina dan Vietnam, Indonesia. Sehingga Pertanian merupakan sektor yang penting untuk menunjang persediaan pangan.

Ketergantungan masyarakat Indonesia terhadap beras sebagai makanan pokoknya mendorong banyak cara yang diterapkan untuk mencapai hasil panen yang maksimal dengan memanfaatkan potensi lahan yang ada di Indonesia, sehingga dapat mengurangi permasalahan impor. Namun, salah satu permasalahan yang sering para petani adalah lahan pertanian tidak dapat terairi dengan baik terutama pada musim kemarau, Adanya persebaran potensi sumber daya air yang tidak merata akan mengakibatkan hasil pertanian yang tidak maksimal pada lahan yang ketersediaan airnya tidak mencukupi. Untuk mendapatkan hasil pertanian yang baik maka perlu sistem irigasi untuk mengelola air. Pengelolaan pengairan ditentukan oleh tiga unsur utama yang menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan pengelolaan sumber daya pengairan. Ketiga unsur tersebut adalah sumberdaya (Resource), organisasi (Organisation) serta norma/aturan (Norms) yang menjadi acuan efektif bagi organisasi untuk mengatur dan memanfaatkan sumberdaya pengairan secara adil dan efisien.

Oleh karena itu untuk mewujudkan sistem pengembangan dan pengelolaan air irigasi yang baik dan berkelanjutan diperlukan kelembagaan yang kuat, mandiri dan berdaya. Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk mendukung dengan menyelenggarakan kegiatan pemberdayaan kelembagaan dalam bentuk penguatan kapasitas pengelolaan air serta pengelolaan irigasi dalam bentuk pengembangan atau rehabilitasi sarana dan prasarana irigasi. Hal-hal tersebutlah yang mendasari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang untuk melaksanakan program Perkumpulan Petani Pemakai Air (PERTAMA) di Kabupaten Lampung Selatan. Peran PERTAMA terhadap irigasi adalah untuk melakukan pengelolaan secara menyeluruh terhadap irigasi agar fungsinya sebagai penyalur air ke lahan pertanian dapat terjamin. Pembentukan PERTAMA diharapkan dapat meningkatkan kemampuan petani dalam melaksanakan operasi dan pemeliharaan pada gilirannya Perkumpulan Petani Pemakai Air (PERTAMA).

Tujuan dari adanya program Perkumpulan Petani Pemakai Air (PERTAMA), antara lain :

  1. Memberikan pengetahuan kepada para petani mengenai pengelolaan irigasi di Kabupaten Lampung selatan.
  2. Meningkatkan pengetahuan mengenai profil daerah irigasi, daftar kewenangan pengelolaan irigasi dan hal lainnya terkait dengan pengelolaan irigasi di Kabupaten Lampung Selatan.
  3. Meningkatkan pengetahuan dan kapasitas anggota PERTAMA dan para staf bidang pengairan dalam rangka mendukung peran petani terkait dengan pemantauan luas dan Re-identifikasi daerah irigasi.

Manfaat dari adanya program Perkumpulan Petani Pemakai Air (PERTAMA), antara lain :

  1. Meningkatkan pengetahuan petani mengenai pengelolaan irigasi di kabupaten Lampung Selatan.
  2. Memfasilitasi dan mengatur pembagian air yang didasarkan pada luas areal sawah di daerah irigasi setempat.
  3. Meningkatkan Kerjasama antar petani dalam pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi.

Hasil Inovasi

Dengan adanya program Perkumpulan Petani Pemakai Air (PERTAMA) saat ini terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan para peserta sehingga dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang mampuni dalam pengelolaan dan pengembangan irigasi di Kabupaten Lampung Selatan.

PERTAMA (PERKUMPULAN PETANI PEMAKAI AIR)

Padi merupakan tanaman pangan yang memegang peranan penting disepanjang peradaban manusia. Produksi padi dunia menempati urutan ketiga dari semua jenis tanaman serelia setelah gandum dan jagung. Namun demikian, padi masih merupakan sumber karbohidrat utama bagi sebagian besar penduduk dunia. Berdasarkan data FAO (2001) dalam Champagne (2004), negara-negara di Asia yang memiliki jumlah yang cukup besar, seperti Cina, India, Bangladesh, Burma, Kamboja, Korea, Laos, Filipina dan Vietnam, Indonesia. Sehingga Pertanian merupakan sektor yang penting untuk menunjang persediaan pangan.

Ketergantungan masyarakat Indonesia terhadap beras sebagai makanan pokoknya mendorong banyak cara yang diterapkan untuk mencapai hasil panen yang maksimal dengan memanfaatkan potensi lahan yang ada di Indonesia, sehingga dapat mengurangi permasalahan impor. Namun, salah satu permasalahan yang sering para petani adalah lahan pertanian tidak dapat terairi dengan baik terutama pada musim kemarau, Adanya persebaran potensi sumber daya air yang tidak merata akan mengakibatkan hasil pertanian yang tidak maksimal pada lahan yang ketersediaan airnya tidak mencukupi. Untuk mendapatkan hasil pertanian yang baik maka perlu sistem irigasi untuk mengelola air. Pengelolaan pengairan ditentukan oleh tiga unsur utama yang menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan pengelolaan sumber daya pengairan. Ketiga unsur tersebut adalah sumberdaya (Resource), organisasi (Organisation) serta norma/aturan (Norms) yang menjadi acuan efektif bagi organisasi untuk mengatur dan memanfaatkan sumberdaya pengairan secara adil dan efisien.

Oleh karena itu untuk mewujudkan sistem pengembangan dan pengelolaan air irigasi yang baik dan berkelanjutan diperlukan kelembagaan yang kuat, mandiri dan berdaya. Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk mendukung dengan menyelenggarakan kegiatan pemberdayaan kelembagaan dalam bentuk penguatan kapasitas pengelolaan air serta pengelolaan irigasi dalam bentuk pengembangan atau rehabilitasi sarana dan prasarana irigasi. Hal-hal tersebutlah yang mendasari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang untuk melaksanakan program Perkumpulan Petani Pemakai Air (PERTAMA) di Kabupaten Lampung Selatan. Peran PERTAMA terhadap irigasi adalah untuk melakukan pengelolaan secara menyeluruh terhadap irigasi agar fungsinya sebagai penyalur air ke lahan pertanian dapat terjamin. Pembentukan PERTAMA diharapkan dapat meningkatkan kemampuan petani dalam melaksanakan operasi dan pemeliharaan pada gilirannya Perkumpulan Petani Pemakai Air (PERTAMA).

Tujuan dari adanya program Perkumpulan Petani Pemakai Air (PERTAMA), antara lain :

  1. Memberikan pengetahuan kepada para petani mengenai pengelolaan irigasi di Kabupaten Lampung selatan.
  2. Meningkatkan pengetahuan mengenai profil daerah irigasi, daftar kewenangan pengelolaan irigasi dan hal lainnya terkait dengan pengelolaan irigasi di Kabupaten Lampung Selatan.
  3. Meningkatkan pengetahuan dan kapasitas anggota PERTAMA dan para staf bidang pengairan dalam rangka mendukung peran petani terkait dengan pemantauan luas dan Re-identifikasi daerah irigasi.

Manfaat dari adanya program Perkumpulan Petani Pemakai Air (PERTAMA), antara lain :

  1. Meningkatkan pengetahuan petani mengenai pengelolaan irigasi di kabupaten Lampung Selatan.
  2. Memfasilitasi dan mengatur pembagian air yang didasarkan pada luas areal sawah di daerah irigasi setempat.
  3. Meningkatkan Kerjasama antar petani dalam pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi.

Hasil Inovasi

Dengan adanya program Perkumpulan Petani Pemakai Air (PERTAMA) saat ini terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan para peserta sehingga dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang mampuni dalam pengelolaan dan pengembangan irigasi di Kabupaten Lampung Selatan.

Belum ada galeri foto terkait Bidang Sumber Daya Air

Galeri Foto Sumber Daya Air

Belum ada galeri foto terkait Bidang Sumber Daya Air

Berita Terkait

Komisi III DPRD Lampung Selatan Dorong Evaluasi Rekanan PUPR dan Sistem Reward ...

Author : Dpupr-LS 127 view

Lampung Selatan — Komisi III DPRD Lampung Selatan meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)....


Selengkapnya

Monitoring Saluran Irigasi D.I. Sidosari di Kecamatan Natar ...

Author : Dpupr-LS 138 view

Lampung Selatan, Selasa 21/01/2026 — Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lampung Selatan melaksanakan kegiatan monitoring saluran irigasi....


Selengkapnya

Gerak Cepat, Hadir Nyata untuk Warga ...

Author : Dpupr-LS 182 view

Wujud kepemimpinan yang responsif kembali ditunjukkan Radityo Egi Pratama, S.T., M.B.A., Bupati Lampung Selatan, dengan turun....


Selengkapnya

PUPR Lampung Selatan Melalui Bidang SDA dan Cipta Karya Tinjau Sistem Drainase Kawasan...

Author : Dpupr-LS 123 view

Rabu, 14 Januari 2026 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan melalui Bidang....


Selengkapnya

Dinas PUPR Lampung Selatan Bersama Kecamatan dan Desa Tinjau Rencana Normalisasi Sungai Pantai...

Author : Dpupr-LS 58 view

Lampung Selatan – Hari Selasa 13 Januari 2026 lalu, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR....


Selengkapnya

Capaian Pembangunan Berhasil Tembus 98 Persen, Bupati Egi Realisasikan 470 Paket Infrastruktur di...

Author : Dpupr-LS 93 view

Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lampung Selatan selama tahun 2025 menunjukkan hasil yang menggembirakan di bawah kepemimpinan....


Selengkapnya