Realisasi Anggaran 2025 Capai 100 Persen, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lampung Selatan Genjot Pembangunan Jalan, Jembatan, dan Drainase di 17 Kecamatan Kabupaten Lampung Selatan Senilai Rp257,9 Miliar

25 Februari 2026 Author: Dpupr-ls 105x dibaca

KALIANDA, Lampung Selatan (25/2/2026) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan mencatat realisasi anggaran pembangunan infrastruktur tahun 2025 telah terserap sepenuhnya, yakni sebesar Rp257.954.177.287 atau 100 persen. Anggaran tersebut dialokasikan untuk 17 kecamatan di wilayah setempat.

Kepala Dinas PUPR Lampung Selatan, Ir. Agnatius Syahrizal, S.T., M.T., menjelaskan bahwa penggunaan anggaran difokuskan pada peningkatan dan perbaikan jalan, serta pembangunan maupun rehabilitasi jembatan, gorong-gorong, dan drainase guna memperkuat konektivitas antarwilayah.

Berdasarkan rekapitulasi anggaran, Kecamatan Kalianda menerima alokasi terbesar, yakni Rp51.059.789.692 atau sekitar 19,8 persen dari total anggaran. Dana tersebut dimanfaatkan untuk penanganan jalan sepanjang 41.885 meter serta pembangunan jembatan dan drainase sepanjang 16.640 meter.

Di posisi berikutnya, Kecamatan Natar memperoleh Rp34.404.050.624 (13,3 persen), disusul Kecamatan Jati Agung dengan Rp24.405.096.293 (9,5 persen). Kecamatan Sidomulyo dan Candipuro masing-masing mendapatkan Rp18,8 miliar (7,3 persen) dan Rp18,2 miliar (7,1 persen).

Secara keseluruhan, penanganan jalan di 17 kecamatan mencapai 272.235 meter dengan total anggaran Rp220.844.766.212. Sementara itu, pembangunan jembatan, gorong-gorong, dan drainase terealisasi sepanjang 27.240 meter dengan nilai anggaran Rp37.109.411.075.

Sejumlah kecamatan lain yang juga menerima alokasi cukup besar antara lain Palas Rp15.652.351.246 (6,1 persen), Merbau Mataram Rp15.300.216.869 (5,9 persen), Tanjung Bintang Rp12.506.038.458 (4,8 persen), Ketapang Rp11.036.273.928 (4,3 persen), Way Sulan Rp10.901.462.083 (4,2 persen), Katibung Rp10.569.782.576 (4,1 persen), serta Penengahan Rp10.648.869.992 (4,1 persen).

Adapun kecamatan dengan alokasi lebih kecil di antaranya Bakauheni Rp3.145.101.423 (1,2 persen), Rajabasa Rp3.307.620.793 (1,3 persen), dan Tanjung Sari Rp4.279.086.285 (1,7 persen).

Menurut Agnatius Syahrizal, pembagian anggaran dilakukan berdasarkan skala prioritas, tingkat kerusakan infrastruktur, serta peran strategis masing-masing wilayah dalam mendukung aktivitas ekonomi daerah.

Ia menegaskan bahwa peningkatan mutu jalan dan sistem drainase menjadi perhatian utama karena berpengaruh langsung terhadap kelancaran mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, dan keterhubungan antar sentra ekonomi.

Dengan capaian realisasi anggaran yang mencapai 100 persen, PUPR Lampung Selatan optimistis pembangunan infrastruktur dasar semakin merata. Pemerintah daerah pun berharap hasil pembangunan tahun 2025 dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas akses pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh kecamatan.

Sumber dari : https://newskabarindonesia.com/pupr-lampung-selatan-realisasikan-rp2579-miliar-untuk-infrastruktur-2025-kalianda-dan-natar/

Sumber : Realisasi Anggaran 2025 Capai 100 Persen, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lampung Selatan Genjot Pembangunan Jalan, Jembatan, dan Drainase di 17 Kecamatan Kabupaten Lampung Selatan Senilai Rp257,9 Miliar