LAMPUNG SELATAN – Pemerintah pusat terus memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional melalui peninjauan langsung ke tingkat desa. Pada Sabtu (2/5/2026), Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M., bersama Menteri Perdagangan, Dr. Budi Santoso, M.Si., melakukan kunjungan kerja intensif di Kabupaten Lampung Selatan.
.jpeg)
Mengawali agenda, rombongan meresmikan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Kampung Baru, Kecamatan Penengahan. Peresmian ini dimaksudkan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan mempermudah akses petani terhadap permodalan serta pemasaran hasil tani.

Turut hadir dalam rombongan tersebut Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi, B.B.A., M.P.A., guna memastikan ketersediaan sarana produksi pertanian di wilayah Lampung.

Audiensi dan Rembuk Tani
Usai meresmikan koperasi, Menko Pangan beserta rombongan melanjutkan kegiatan ke Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, untuk menghadiri acara Rembuk Tani. Dalam sesi audiensi yang berlangsung hangat, fokus utama pembahasan adalah sinkronisasi data penyaluran pupuk subsidi agar lebih tepat sasaran serta percepatan pembangunan infrastruktur penunjang pertanian.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, S.T., MBA, yang didampingi Sekretaris Daerah, Supriyanto, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah pusat terhadap infrastruktur di daerahnya. Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Lampung Selatan, Ir. Agnatius Syahrizal, S.T., M.T., IPP, tampak hadir memberikan penjelasan teknis terkait rencana pembangunan akses jalan usaha tani dan irigasi.
Sinergi Lintas Sektor
Kegiatan ini juga mendapat pengawalan ketat dari jajaran keamanan dan kewilayahan. Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han), hadir langsung bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung Selatan untuk memastikan situasi kondusif selama kunjungan kerja berlangsung.

"Sinergi antara ketersediaan pupuk yang lancar dan infrastruktur yang memadai adalah kunci utama bagi petani kita untuk meningkatkan produktivitas," ujar Menko Pangan di sela-sela dialog bersama para petani.
Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan komitmen bersama antara pemerintah pusat, daerah, dan BUMN untuk terus mengawal masa tanam tahun ini demi tercapainya target swasembada pangan nasional.